Pelakor

1257 Words

Syasya terkejut saat mendengar jawaban kakaknya. Bagaimana bisa kakaknya menarik semua tuntutan terhadap Arunika,"Kakak lagi nggak bercanda sama aku kan? Bilang kalau semua ini bohong kak! " "Kakak nggak bohong, itu semua benar. Nanti akan kakak ceritakan setelah pulang kerja nanti. Maaf sekarang kakak sibuk, kakak tutup dulu teleponnya. "Kak aku belum selesai bicara! Aku... " belum selesai Syasya bicara, panggilan teleponnya sudah lebih dulu terputus. Arunika memainkan kuku jarinya dan berkata, "Bagaimana? Apa kamu sudah dengar sendiri apa yang sudah kakakmu bilang? Sebaiknya kamu tidak usah lagi mengganggu aku dan mas Damar. Ingat kamu itu sekarang sudah bersuami. Wanita yang sudah bersuami seharusnya menjaga batasan dan harga dirinya agar bibit-bibit pelakornya menghilang. " Syasya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD