Bab 109. Lagi-Lagi Membuat Masalah

1169 Words

Tubuh Arya melemah tak berdaya, benturan keras di kepalanya seakan menjatuhkannya dalam gelap tanpa akhir. Dia pingsan dalam sekejap, terseret jauh dari kesadarannya. Namun, saat akhirnya membuka mata perlahan, sebuah ruangan asing dengan aroma antiseptik menyambutnya, di mana ada seorang dokter menatap penuh perhatian. "Pak, syukurlah Anda sudah sadar." Suara dokter ramah mengalun lembut, membawa secercah harapan di tengah kebingungan Arya. "Dokter … siapa yang membawa saya ke sini? Kenapa saya bisa sampai di tempat ini?" tanya Arya dengan suara serak, membendung rasa sakit yang menggulung di kepalanya. Dokter menunduk sejenak. "Seorang bapak menemukan Anda tergeletak di jalan, tidak sadar, lalu membawa Anda ke sini. Sekarang orang itu masih ada di luar." Rasa dingin merayap ke selur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD