Bab 46

1702 Words

Rumah itu kembali terasa seperti biasanya setelah mereka pulang dari Puncak. Villa yang tenang dan udara pegunungan yang sejuk sudah berganti dengan kesibukan kota dan rutinitas yang terasa jauh lebih padat. Di rumah besar itu, semua kembali berjalan seperti sebelumnya, seolah perjalanan beberapa hari lalu hanyalah jeda singkat yang tidak benar-benar mengubah apa pun. Malam itu hujan turun tipis di luar jendela. Lampu-lampu taman menyala redup, memantulkan cahaya ke jalan setapak yang basah. Di dalam rumah, suasana terasa hangat. Televisi di ruang tengah menyala, menampilkan sebuah drama Korea yang sedang Kirana tonton dengan serius. Ia duduk di sofa panjang dengan posisi agak menyamping, kedua kakinya terlipat santai di atas sofa. Di tangannya ada semangkuk kecil camilan yang ia makan pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD