Membawanya Ke Mansion

1188 Words

Zorion dan Airine ada di dalam mobil mewah hampir tanpa suara. Zorion menatap ke arah sepan, namun seluruh indranya terfokus pada wanita di sampingnya. Airine. Airine duduk menyandar, tubuhnya menghadap jendela, tapi Zorion tahu pandangannya kosong. Diam. Itu adalah bahasa mereka sepanjang perjalanan. Ini adalah diam yang seperti jurang yang menganga di antara mereka. Pikiran Airine berkelana, terjebak dalam ingatan yang dia kubur selama satu tahun belakangan. Apa yang harus dia katakan padanya? Bagaimana dia bisa menjelaskan kepergiannya yang tiba-tiba dulu, tanpa membongkar rahasia kelam yang dia kunci rapat-rapat? Airine menutup matanya, dan seketika dia kembali ada di masa lalunya. Airine menarik napas dalam-dalam. Dia berani melihat ke arah Zorion. Dia tahu pria itu sedang m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD