Pelukan Daddy

1067 Words

Irene tidak bisa berhenti menangis, padahal rasa sakit di lututnya tidak begitu menyakitkan. Dia hanya merasa nyaman berada di dalam pelukan Daddy nya yang sekarang sedang mengusap kepalanya penuh dengan kasih sayang. “Bentar lagi nyampe kok ke rumah sakit.” “Daddy….,” ucapnya penuh ketakutan. “Gak papa, Nak.” Sementara Adrian berada di kursi depan bersama asisten ayahnya, beberapa kali dia menoleh pada sosok di belakanng yang terlihat jelas sedang mengkhawatirkan putrinya itu. saat tatapan mereka beradu, Adrian langsung menghindar dan menghela napas dalam. Membuat Allen bertanya, “Ian mana yang sakitnya?” “Nggak kok, Cuma luka dikit aja,” ucapnya dengan suara yang menahan sesak di d**a pula. Sampai di rumah sakit, Irene enggan berpisah dengan Daddy nya. Jadi saat diobati, perempuan i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD