Evangelina Abraham tidak pernah terbiasa menjadi pilihan kedua. Sejak namanya mulai naik, sejak kamera-kamera menyorot wajahnya, sejak gaun-gaun mahal melekat di tubuhnya dan orang-orang berebut menyebut namanya—Ev selalu tahu satu hal: perhatian adalah mata uang, dan dia selalu memilikinya. Sampai dia bertemu dengan Alvin. Alvin tidak pernah menatapnya seperti penggemar kepada idola. Tidak memujinya berlebihan. Tidak berusaha mengesankan di depannya. Dan justru itu yang membuat Ev jatuh cinta padanya. Hari itu, Ev duduk di sofa apartemennya, ponsel di tangan, menatap foto yang baru saja muncul di media daring. "Mayor Alvin Dirgantara Abimana, kembali terlihat di sebuah restoran Jepang bersama wanita cantik dan seorang anak laki-laki yang mirip dengannya. Apakah diam-diam Mayor Alvin y

