Bab 142: Bertemu Banyu dan Mika

1342 Words

“Kak, ini kan?” tanya Banyu begitu melihat mobil yang terparkir di rumah tersebut serupa dengan mobil ayahnya yang kerap mereka gunakan jika bepergian sekeluarga. “Ssst,” Ans meletakkan jarinya di depan mulutnya. “Jangan beritahu dulu pada Mama atau Eyang,” bisik Ans. “Kakak,” Mika menggenggam tangan Ans. Matanya sudah berkaca-kaca. Ans menggandeng adik perempuannya itu, kemudian mendorong pintu rumah itu perlahan. Ia memberi salam dan melangkah masuk diikuti Banyu di belakangnya. “Papa,” Mika hendak berlari begitu melihat ayahnya duduk menghadapi laptop, tapi Ans mencegahnya. “Mika, hati-hati. Kaki Papa terluka.” Mika menatap ayahnya sekali lagi. Ia baru menyadari ayahnya duduk di atas kursi roda. Air matanya menetes perlahan. “Papa,” panggilnya parau. “Mika Sayang, sini,” Raka mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD