Happy Reading... . . . Tangisan Baby Serena membuat Vania semakin cemas sekaligus takut. Dia takut papanya berbuat sesuatu pada bayi mungilnya yang tak bersalah itu. "Papa apa yang Papa lakukan pada Serena?! aku tidak akan pernah memaafkan Papa jika sesuatu terjadi padanya! " seru Vania marah, matanya memerah dan berkaca-kaca, pikirannya sudah kalut memikirkan nasib ketiga bayinya yang kini berada di dalam genggaman Papanya yang terkenal sebagai pria yang berdarah dingin dan tidak memiliki rasa kemanusiaan. "Apa yang Papa lakukan? Papa hanya menginjak tangannya saja kok. Tenanglah Vania, " jawab Tuan Zhou seraya terkekeh diiringi tangisan Serena yang semakin melengking. Vania langsung terperanjat saat mengetahui apa yang sudah dilakukan oleh Papanya. Dia berteriak dengan suara

