Bab 94 - Kesempatan Terakhir

1368 Words

Jangankan Fiona, bahkan Deni sendiri lebih terkejut karena bisa-bisanya menyebut ‘Ev’ padahal sedang berbulan madu dengan Fiona. Deni yang sebenarnya sangat lelah, tapi malah menyulut api. Mau tidak mau ia harus menghadapi kemarahan Fiona. “Kamu jauh-jauh ke Singapura hanya untuk memanggil aku Ev?” Fiona bukan hanya marah, tapi ia juga sangat kecewa. “Aku tidak menyangka kamu malah mengingat mantan istrimu di saat-saat begini. Kamu anggap aku apa?” “Kamu salah dengar, Sayang. Aku memanggilmu Fi. Namamu, Fiona,” tegas Deni berbohong. “Kamu pikir aku tidak bisa mendengarnya dengan jelas? Alih-alih mengelak, bukankah sebaiknya kamu meminta maaf padaku, Mas?” “Aku serius, kamu sungguh salah dengar, Fiona.” “Masih tidak mau mengaku juga? Rupanya kamu ingin memperpanjang masalah.” Deni mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD