"Ini alasan kenapa kamu senyum senyum sejak tadi mengabaikan saya? Dokter Tama? Mengajakmu makan malam dan menonton bioskop di akhir pekan?" Salsa mendelik kaget. Gadis itu langsung meronta dan berusaha merebut kembali ponselnya dari tangan Elang. "Ih bapak apaan sih baca baca pesan orang?" omel Salsa kesal. "Itu Dokter Tama cuma ngajakin nonton film horor doang Pak. Soalnya tiket temannya batal, sayang kalau hangus." Elang menjauhkan ponsel itu dari jangkauan Salsa. Rahangnya mengeras menahan emosi yang tiba tiba mendidih di dadanya. "Menonton film horor berdua dengan tambahan tiga emotikon hati merah di akhir kalimat?" tanya Elang sinis. "Itu bukan ajakan pertemanan biasa Salsa. Kamu baru saja melanggar surat perjanjian kontrak kita." Salsa berhenti meronta. Dia menatap suaminy

