Di sela semua itu, tak ada waktu untuk menatap kosong ke layar ponsel. Tak ada waktu untuk menyelami perasaan. Yang ada hanya langkah cepat, kepala tegak, dan suara hak tinggi yang menggema di lantai marmer showroom. Hingga hari itu tiba, malam pembukaan Sarasana Seoul. Gedung kaca lima lantai itu dipenuhi cahaya lembut keemasan, tampak seperti oasis modern di antara padatnya distrik Gangnam. Media internasional berdatangan, kamera berlomba merekam setiap sudut ruangan. Di dalam, display produk tertata mewah dengan latar marmer putih dan aksen tembaga. Hujan kabut aroma pinus dan sakura menyelimuti ruang, sementara musik klasik instrumental dipadukan dengan denting digital suara alam. Para pengunjung mengenakan dresscode biru navy dan putih, menyatu sempurna dengan nuansa ruangan. Pesta

