Saling Memiliki-3

696 Words

“Ketemu juga,” jawab Bram pelan, suaranya seperti desir angin yang menyusup dari sela dedaunan. “Sudah aku cari ke mana-mana. Bahkan ke dapur belakang, ke taman, ke kamar tamu... Tapi ternyata kamu sembunyi di sini.” Dita membuka mata perlahan, menoleh sedikit, dan bibirnya langsung tersenyum. “Aku cuma istirahat sebentar. Capek.” Bram menarik tubuhnya lebih dekat, membenamkan wajah di rambut sang istri yang masih beraroma kayu manis dan santan. “Nggak boleh pergi diam-diam begini. Aku kan bisa panik.” Dita tertawa kecil, tangannya naik menyentuh lengan Bram yang melingkar di perutnya. “Maaf… Nggak niat bikin kamu panik, kok. Aku pikir kamu masih sibuk sama paman-pamanmu.” “Aku selalu sibuk kalau kamu hilang,” ucap Bram, nada suara itu begitu jujur, begitu dalam. Dan untuk beberapa sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD