*** Namun sayangnya walaupun Prabu sudah tiba di Bali, Rania tetap tak bisa menemuinya. Larangan datang dari dua ibu mereka sendiri, lengkap dengan segala kepercayaan dan adat yang menyertai: pengantin tidak boleh bertemu tiga hari sebelum pernikahan. Dipingit dulu, katanya, biar malam pertama lebih sakral. Rania ingin marah, ingin merajuk, tapi ini aturan keluarga. Dan Rania? Sudah cukup banyak melanggar. Jadilah selama tiga hari itu, dia dan Prabu hanya bisa berkomunikasi lewat ponsel. Entah video call, voice note, atau sekadar saling kirim emoji cinta di tengah kesibukan masing-masing. Untungnya, ada Daisy. Si kecil itu menjadi penghibur paling manjur, seperti sekarang, saat Rania sedang membacakan dongeng untuk bocah lima tahun itu di ranjang kamar villa. Besok adalah hari pernikaha

