Hasrat Menggelora-3

701 Words

Prabu menggeleng pelan. "Tidak usah. Rania kemana?" "Oh, tadi Mbak Rania keluar sebentar, ketemu temannya yang datang ke depan. Pak Tyo ada sidang, Bu Lestari antar Dek Daisy ke sekolah, Mas Dhika juga sekolah. Jadi di rumah tinggal Mas Prabu saja," jelasnya sambil kembali merendam tangan ke dalam busa sabun. Prabu mengangguk, berjalan santai ke meja makan. Ia menarik kursi, duduk, lalu mulai menikmati sarapan dalam keheningan rumah yang damai. Belum habis setengah piring, suara pintu utama terdengar terbuka. Derap langkah kecil terdengar, dan saat Prabu menoleh, di sanalah dia. Rania. Dengan mata berbinar, wajah sedikit berkeringat, dan napas yang masih memburu. "Mas!" serunya kaget, lalu melangkah cepat menghampiri. Tanpa ragu, dia langsung memeluk Prabu dari samping, membenamkan w

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD