Siraman dan Pengajian

1320 Words

Pagi hari yang cerah menyambut hari siraman Aleeya. Halaman belakang rumah sudah berubah total dengan dekorasi tradisional Jawa yang elegan. Tenda putih besar terpasang dengan hiasan bunga melati dan mawar putih yang menyebarkan aroma harum ke seluruh penjuru. Di tengah halaman, telah disiapkan tempat siraman berupa bak kayu jati yang diukir indah, dikelilingi oleh tujuh tempayan kecil berisi air dari tujuh sumber yang berbeda. Kain batik dan selendang tradisional tergantung dengan anggun di sekitar area siraman. "Aleeya, saatnya bersiap," kata Mami Naura sambil masuk ke kamar dengan membawa kemben dan jarik batik klasik berwarna coklat keemasan. Aleeya yang baru selesai mandi terlihat nervous sambil memandangi pakaian tradisional itu. "Mami, aku deg-degan banget—" "Wajar kok sayang. I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD