Penyatuan Cinta

1273 Words

Ciuman Aleeya dan Kaivandra semakin dalam, namun tetap dalam irama yang tenang. Tidak ada kata-kata yang dibutuhkan—hanya tatapan, sentuhan lembut, dan tarikan napas yang saling menenangkan. Semua terasa begitu manis. Tak terburu-buru, tak pula dipaksakan. Hanya dua hati yang saling mencinta, dan kini saling menyerahkan diri dalam kepercayaan yang utuh. Aleeya membiarkan dirinya tenggelam dalam pelukan Kaivandra. Ada rasa gugup, tentu saja—namun lebih dari itu, ada keyakinan. Bahwa pria di hadapannya adalah orang yang akan dia genggam tangannya, dalam suka dan duka, hingga akhir usia. Kaivandra menyentuh wajah Aleeya seakan-akan itu adalah sesuatu yang rapuh dan harus dijaga dengan sepenuh hati. “Aku cinta kamu, Sayang,” bisiknya pelan, suara itu begitu lembut. "Aku juga cinta kamu, Mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD