Satu bulan kemudian .... Malam merangkak naik. Suasana rumah sudah mulai sepi. Hanya tayangan dari televisi di ruang tengah yang mengisi keheningan. Lampu di setiap ruangan sudah dimatikan. Hanya tersisa lampu meja di pojok ruang tengah. Meski begitu, suasana tersebut tidak mampu membuat Senja lantas mengantuk dan tertidur. Perempuan itu masih terjaga. Duduk di sofa, ditemani oleh Elang yang terlihat mulai mengantuk. Beberapa kali Elang menguap, menyeka ujung matanya. Ia menoleh, menatap Senja. Istrinya itu masih sibuk menonton televisi. “Kamu belum ngantuk, Sayang?” Elang bertanya parau. Dengan gerakan kaku, Senja pun menggeleng. Wajahnya tampak datar. Ia tidak menikmati tayangan televisi di hadapannya. Elang mengangguk. Ia menyerah. Ini sudah kali ketiga pria tersebut menanyak
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


