Bab 202

2149 Words

“Raka, ke rumah saya sekarang,” begitu ucap Dharma ketika memerintahkan Raka, asisten Adrian untuk datang ke rumahnya. “Jangan bilang pada Adrian.” Panggilan pun ditutup sepihak, belum juga Raka menjawab dan bertanya ada keperluan apa Dharma menyuruhnya untuk datang ke rumahnya. Tetapi, Raka yang baru sampai di kantor itu pun langsung bergegas menuju rumah Dharma, sebelumnya ia sempat bingung, haruskan ia melaporkan ini kepada Adrian, tetapi sebelumnya di telepon, Dharma mengatakan kepadanya untuk jangan melapor kepada Adrian. Sehingga pagi ini Raka ke rumah Dharma tanpa sepengetahuan siapa pun. Dan pagi di rumah keluarga Mahendra terasa hening. Di halaman belakang, Dharma duduk di kursi rotan sambil membaca buku tebal bertemakan politik global. Di sampingnya, secangkir kopi hitam mengep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD