Binar merasa kesakitan dan beberapa orang terlihat mendekatinya temasuk Megan yang ternyata tadi memperhatikan Binar yang mengedari motornya keluar dari gang rumahnya. Megan mendekati Binar, ia melihat luka dilutut Binar. "Saya nggak apa-apa!" Ucap Binar. "Neng memang nggak apa-apa tapi motor saya yang rusak ini!" Ucap laki-laki itu dan ia terlihat sangat kesal pada Binar. "Tapi anda yang menabrak saya!" Ucap Binar. "Neng, itu kerja kantoran pasti ada gajinya kan saya ini nggak ada kerjaan Neng, gimana mau memperbaiki motor saya ini!" Ucapnya. Binar akhirnya mengalah dan ia ingin mengambil isi dompetnya, namun Megan segera menarik tangan Binar agar tidak menarik uangnya dari dalam dompetnya. Melihat Megan membuat laki-laki itu terdiam dan ia menudukkan kepalanya. "Nggak usah Neng!" u

