Ada apa dengan dia

1126 Words

Keduanya melangkahkan kakinya menaiki tangga eskalator, Binar tidak tahu kemana Megan akan membawanya, namun ia melihat tangan Megan masih memegang tangannya. Entah apa yang dipikirkan Megan, hingga memegang tangannya seperti ini, lalu mengajaknya berkeliling Mall. Binar merasa Megan memang benar-benar sangat menyebalkan saat ini. Jika tidak menyukainya, kenapa Megan harus repot-repot mengajaknya seperti ini, apalagi Megan seperti ingin mengajaknya berkencan namun tidak berterus terang padanya. "Mau kemana sih Mas? Nggak usah bikin aku terbang melayang tinggi karena sikap kamu ini," ucap Bjnar kesal. "Sikap saya yang seperti apa yang membuat kamu melayang tinggi?" Tanya Megan. "Mas nggak usah pura-pura nggak tahu apalagi jadi bodoh nggak sadar perasaan aku selama ini sama kamu Mas, kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD