Ternyata mendekati Megan tidaklah mudah, ia bahkan kesal sendiri karean sudah satu minggu ini ia bekerja, Megan tak kunjung membuka hatinya. Sebagai seorang peremuan cantik yang memiliki reputasi tinggi di sekolah, maupun di perguruan tinggi tempatnya berkuliah, Binar merasa sangat kesal. Ia bahkan tak pernah berpikir akan menjadi seorang perempuan yang haus akan cinta seorang laki-laki dan itu sangat memalukan baginya. Saat ini ia sedang menemani Nirina yang ingin mencoba pakaian pengantinnya dan rencananya ia dan Renata juga akan memakai baju gaun dengan warna dan dasar yang sama nantinya. Binar dari tadi duduk dan ia terlihat kurang bertenaga untuk terlihat ikut bahgaia membuat Renata menghela napasnya. "Ada apa kok murung banget wajahnya? kayak nggak bersemangat banget," ucap Renata.

