Binar tersenyum senang karena Megan ingin menjadikannya istrinya dan itu artinya cintanya tidak bertepuk sebelah tangan lagi. Ia menatap Megan yang sedang fokus mengemudi dan ia merasa sangat bahagia saat ini. Ia tidak pernah merasakan sangat-sangat bahagia semenjak kedua orang tuanya meninggal. Apalagi ia kekurangan kasih sayang selama ini, semua keluarganya terpukul atas kehilangan kedua orang tuanya dan bukan hanya dirinya saja. Tapi rasa kehilangan itu membuatnya sangat kesepian, apalagi Elang Manggala menjadi satu-satunya pewaris kerjaan bisnis orang tuanya, hingga Elang tak lagi memiliki waktu yang banyak untuk bersamanya. "Mas hmmm...keluarga kamu menerima aku nggak kira-kira? Aku tu..." ucap Binar berhenti karena Megan segera memotong pembicaraannya. "Sangat diterima, kamu past

