Gagal Kencan

1163 Words

Kembali ke rutinitas sehari-hari. Yuza dengan kesibukannya menjadi CEO dan Dosen, dan Tiara dengan jadwal di rumah sakit anak. Keduanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing, dan hanya bertemu di waktu sore atau malam. Itu pun jika Tiara tidak ada pasien dadakan. Dan itu membuat Yuza sedikit resah. "Apa kamu yakin tidak kelelahan, Sayang?" kata Yuza ketika menjemput Tiara dari rumah sakit pukul 11 malam. Padahal jam kerjanya hanya sampai jam 8. "Aku tidak bisa mengabaikan pasien!" ucap Tiara merendahkan suaranya, dia tahu Yuza saat ini sedang mencoba menahan kekesalannya. Yuza menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan perlahan. Mencoba meredam emosi yang sesungguhnya sulit ditahannya. "Tolong, Sayang! Aku hanya mencemaskan kamu, aku nggak mau kamu memforsir dirimu sendir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD