Bab 113

2597 Words

Gianna menatap Mark yang tampak lesu di sofa ruang tengah. Dadanya berdebar melihat ekspresi pacarnya yang biasanya penuh percaya diri kini sedikit kecewa. “Mark… kenapa kau mendesah seperti itu?” tanyanya lembut, matanya menatap penuh perhatian. Mark menghela napas panjang, matanya menatap langit-langit sejenak sebelum menatap Gianna. “Gi… aku baru saja mendapatkan kabar dari asistennya… Nancy Ajram tidak bisa hadir di hari pernikahan kita,” ucapnya pelan, nada suaranya menyiratkan sedikit kekecewaan. Gianna mengerutkan keningnya. “Kenapa tidak bisa, Mark? Apa alasannya?” Mark menggeleng, wajahnya sedikit muram. “Jadwalnya terlalu padat, Gi. Dia sedang tur dunia, melakukan konser di berbagai negara. Aku sudah mencoba mengatur ulang segalanya, tapi tidak memungkinkan. Aku… aku sudah mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD