Sentuhan itu dimulai dengan getaran halus yang menjalar dari ujung jemari Bima, sebuah vibrasi yang mencerminkan kombinasi antara gairah yang lama terpendam dan sisa-sisa kelemahan fisik yang belum sepenuhnya sirna. Pria itu, yang biasanya hanya mampu menyentuh Amelia dengan sisa-sisa tenaga yang layu dan permohonan maaf karena ketidakberdayaannya, kini seolah mendapatkan suntikan nyawa baru dari kegelapan malam. Tangannya yang sedikit kasar karena kulit yang mengering akibat dehidrasi dan efek obat-obatan, kini merayap naik dari pinggang Amelia. Gerakannya perlahan tapi pasti, mendaki lekuk tubuh istrinya menuju ke arah payudaranya, sebuah wilayah yang berbulan-bulan ini menjadi zona terlarang karena d******i rasa sakit. Amelia menahan napas hingga dadanya terasa sesak. Setiap inci

