Bab 62 Wanita Licik Manipulatif

1080 Words

Kantor. Ruangan itu sunyi. Hanya suara detik jam dinding yang terdengar samar, berpadu dengan dengung pendingin ruangan yang dinginnya merambat sampai ke tulang. Radit duduk di balik meja kerjanya yang besar, jari-jarinya mengetuk-ngetuk pelan permukaan kayu mengkilap. Pandangannya sesekali melirik ke arah pintu. Masih belum datang. Langkah kaki menggema di luar. Suara sepatu kulit menginjak lantai marmer menggeser sunyi. Lalu terdengar ketukan pelan, seperti ragu. "Masuk," ujar Radit, suaranya tegas tapi matanya penuh harap. Namun bukan Elina yang muncul. Radit langsung mendongak, dan rona wajahnya berubah. Ketegangan menjalar di wajahnya ketika melihat siapa yang berdiri di ambang pintu. Dani melangkah masuk, dengan senyum kecil yang menyiratkan lebih dari sekadar salam. Ada sinis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD