“Bapak gak ke kantor lagi?” “Hari ini gak ada rapat penting. Pekerjaan bisa aku kerjakan lewat rumah.” “Kemarin Bapak juga bilang gitu— nyata sekretaris datang sambil ngomel-ngomel.” “Kali ini beneran, Ibu. Gak ada pekerjaan penting yang harus segera diselesaikan.” Kalila tak habis pikir dengan sang suami. Setelah si kembar lahir bukannya rajin bekerja malah bermalas-malasan. Alasannya selalu sama, tidak ada pekerjaan penting. Padahal sekretaris Elard sering ke rumah dengan wajah memelas— memohon agar Bosnya berangkat ke kantor. Namun, tak ada yang berani menyuruh putra mahkota untuk datang ke kantor. Hanya menggerutu di belakang karena pekerjaan mereka banyak yang tertunda. “Biarkan saja, Dek— Suamimu sedang menikmati perannya menjadi seorang Ayah,” ujar Pak Ihsan. Bu Indira
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


