“Sayang— bangun. Nyenyak banget bobonya.” Elard menyusul Kalila ke hotel untuk memberikan kabar baik. Namun sesampainya di sana istrinya masih tertidur pulas di bawah selimut tebal. Sementara Bunda Aisha sudah kembali ke rumah sakit untuk menemui Oma Hani yang telah siuman. Ternyata, apa yang dikatakan oleh Kalila memang benar. Tak lama setelah dia meninggalkan rumah sakit Oma Hani membuka kedua matanya. Elard tak langsung memberitahu tentang kabar baik itu, agar istri dan bundanya bisa beristirahat dengan tenang dan nyaman. “Sayang— sudah sore. Kamu harus segera mandi, makan lalu menjenguk Oma,” ujar Elard ketika sang istri menggeliat. Kedua mata Kalila mulai membuka secara perlahan, dan sayup-sayup dia mendengar panggilan sayang dari suaminya. “Cantiknya, padahal lagi ileran,”

