Bab 64 | Hati yang berisik

1418 Words

“Abi … Hasna lelah … sekali.” Bisik Hasna dengan nada yang lemah tanpa tenaga, membuat hati pria paruh baya itu teriris melihat keadaan putrinya. Abi Hamzah langsung membawa Hasna ke dalam dekapannya dan menangis di balik punggung putrinya. “Beratnya ujian kamu, putriku.” Bisik Abi Hamzah dengan nada yang pilu. “Tidurlah, Nduk. Tidak perlu bercerita jika itu masih sangat menyakitkan untukmu, tapi kamu harus tau, Abi selalu di sisimu dan siap mendengarkan apapun yang ingin kamu katakan.” Abi Hamzah membimbing Hasna untuk berbaring dan menyelimuti putrinya itu dengan penuh kasih. Wajah sembab dan pucat Hasna kembali mengiris hatinya, membuatnya tidak tahan untuk tidak meneteskan air matanya, dia mengusap lembut pipi Hasna yang masih basah karena air mata lalu membiarkan putrinya itu b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD