Fayez menghirup aroma harum bunga mawar putih yang baru saja dia beli, dia ingin memberikannya untuk Hasna, hadiah kecil yang pasti akan membuat wanita itu senang. Dia memandang ruko dua lantai milik Hasna itu dengan senyum berseri yang membuat wajahnya terlihat semakin tampan. Tadi setelah meeting, Fayez memutuskan untuk menyusul Hasna saja dengan membawakan bunga, menemani wanita itu bekerja dan datang dengan membawakan bunga, lalu mereka akan ke rumah sakit itu melihat buah hati mereka, membayangkannya saja membuat hati Fayez berbunga-bunga. Saat dia tiba dan mengucap salam, salah seorang karyawan Hasna menjawabnya. “Gus Fayez ya … Tadi Umi Ainun juga datang dan sekarang sedang ada di atas dengan Mba Hasna.” Ucap Dea dengan nada tenangnya, namun berbeda dengan Fayez, entah kenapa h

