Bab 52. Harus Tegas

1070 Words

“Akhirnya lo dateng juga. Kenapa lama banget sih, Na? Anak-anak ngga ada yang ikut? Lo sendiri?” Alih-alih menjawab, Ayna justru langsung menerobos masuk ke dalam. Wanita itu melempar tasnya ke meja, lalu dengan santainya dia merebahkan diri di atas sofa. Otak dan hatinya sedang tidak karuan, yang Ayna inginkan hanya rebahan. Kebetulan dia sedang berada di rumah kakaknya, maka dari itu Ayna merasa sedikit bebas. Apalagi tidak ada Wildan karena pria itu ada pemotretan. “Aunty Na!” Sapaan itu membuat Ayna menoleh walaupun kepalanya sudah rebahan. Bibir wanita itu tertarik melihat Rana berlari ke arahnya lalu memeluk dengan sangat erat. Keponakannya memang sangat menggemaskan. “Alaska sama Rania mana, Ty?” Tangan Ayna terulur mengusap pucuk kepala Rena. “Alaska sama Rania ngga ikut. Mere

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD