Zoya tidak langsung menjawab ajakan itu, ia justru memandang ke arah Enzo meminta persetujuan. Ia tahu masalahnya dengan Matthias memang belum selesai tetapi ia harus menghargai pria yang sudah bersamanya saat ini. Hatinya pun sebenarnya masih cukup ragu untuk berbicara dengan Matthias, sejauh ini ia belum berani menatap secara langsung mata pria itu. Bukan, bukan lagi tentang perasaan yang masih tertinggal melainkan perasaan tak nyaman karena hubungan baik mereka harus berakhir seperti saat ini. Mereka bukan orang asing, mereka tumbuh bersama sejak kecil. Zoya sudah menganggap Matthias layaknya Kakak kandungnya, atau bahkan lebih. Rasanya begitu canggung karena permasalahan antara mereka dan kembali dipertemukan untuk membahas perasaan. “Ibunya Cassandra akan segera pulang, jika meman

