"Nggak ada lah kak, cuma rindu kami sama kakak ... nelpon kan bukan berarti harus ada apa - apa dulu kan kak?" ucap Mihra tapi terdengar kekehan mereka berdua. See ... nggak ada apa - apa katanya. Ana langsung memutar bola mata malas mendengar jawaban Mihra. Dari tadi dia sudah bilang sama Kana bahwa adiknya ini hanya iseng saja, Kana tidak percaya. "Sudah ku hitung ini, Ya sudah lah kalau kelen nggak ada perlunya." "Eh ... eh tunggu dulu kak. Bercandanya aku tadi, ada kok perlu kami." "Apa? Cepat lah bilang?" tuntut Ana seperti tidak sabaran. "Kami mau ke supermarket ini kak ... tadi ibu nyuruh kami nanya ke kakak, ada yang mau dibelikan nggak dari sini? Kan kemarin kakak sibuk kali acara nikahan itu, terus habis acara kakak juga langsung ke Batam, mungkin ada yang nggak sempat kak

