Gagal

1403 Words

Hampir pukul setengah sebelas malam Kana dan rombongannya tiba di hotel tempat mereka menginap. Wo yang mengurus mereka sudah menyiapkan kunci kamar dan siap mengantarkan ke atas, keluarga Pratomo akan menginap satu lantai yang sama. Yangpa yang dari tadi melihat cucunya tanpa senyum, tentu saja mengusik perhatiannya. "Kenapa?" tanya yangpa pada Nino sambil melirik ke Kana. Nino juga melihat ke arah Kana yang duduk terpisah, mereka sedang menikmati welcome drink yang diberikan oleh petugas hotel. "Biasa, drama pingitan," jawab Nino. "Ooo. bukannya Ana satu hotel sama kita?" "Iya, tapi beda lantai aja, dia nggak tahu kita satu hotel," jelas Nino. Yangpa mengangguk paham. Setelah selesai menikmati minuman segar, mereka naik ke lantai dua belas, sama seperti bulan lalu waktu mereka men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD