Bertemu

1160 Words

“Dhafi.” Aku berjalan mundur kebelakang. Berusaha menjauhi orang yang ada di depanku. Niat awal hanya ingin melihat keadaannya saja. Namun aku justru terjebak dalam situasi sulit seperti ini. Aku mengira wanita itu, sedang berada di kamarnya. Ternyata dia sedang berjalan-jalan di taman di temani oleh suster. Ternyata Galang berbohong, dia berkata kalau wanita ini keadaannya sangat parah harus segera di operasi. Tapi kenyataannya lukanya hanya sedikit, dia bahkan bisa berjalan sendiri tanpa bantuan. “Dhafi ...” panggilnya lagi. “Jangan pergi, Mama ingin bicara sebentar denganmu, Nak.” Tanpa mau mendengarkan apa yang dia katakan. Aku langsung saja pergi meninggalkannya. Dengan keadaannya yang masih lemah, dia masih saja berusaha memanggilku. Memohon agar aku mau bicara dengannya. Ya wan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD