Dilecehkan

1603 Words

Lili terus berlari kencang karena ketakutan, ia benar-benar tidak menyangka kalau kakak iparnya akan berbuat seperti itu. Tubuhnya gemetar yang membuat langkah kakinya semakin melambat. Namun, karena rasa takutnya yang begitu besar, Lili berusaha menguatkan diri agar tetap bisa berlari dan benar-benar menjauh dari rumah kakaknya. Ia takut Izul masih mengejarnya, sampai Lili tak berani menoleh ke belakang ataupun ke kanan dan ke kiri, ia juga tak menyadari kalau tadi ia sempat berpapasan dengan Gita yang sedang mengendarai motor. Lili fokus pada langkah kakinya agar ia bisa berlari sejauh mungkin. Nafasnya tersengal, dadanya terasa sesak, sudah cukup lama ia berlari, namun ketakutan itu tak kunjung berkurang. Lili mengusap sudut matanya yang terasa basah. Pandangannya mulau ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD