Back to Kampus

2014 Words

"Jangan-jangan itu debt kolektor lagi, Mas," kata Lili yang sudah merasa trauma duluan. Ia yang akan turun dari mobil langsung mengurungkan niatnya. Lili menutup kembali pintu mobil dengan wajah tegang, jujur saja Lili merasa takut kalau itu adalah debt kolektor. "Kayaknya bukan, ayo kita turun!" ajak Juna seraya membuka pintu mobil. Pria itu turun terlebih dahulu, Lili mengikutinya dengan ragu. "Beneran bukan yang nagih utang kan, Mas?" tanya Lili lagi yang benar-benar merasa ketakutan. "Bukan, kamu tenang aja," jawab Juna yang membuat Lili sedikit lega. Lili menggandeng lengan Juna seolah bersiap untuk bersembunyi pada lengan kekar suaminya. Langkah kaki mereka tiba di depan pintu yang tidak sepenuhnya tertutup. "Mas ...." Lili menggandeng erat lengan Juna, wajatnya ket

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD