“Aaaaaaarrrgggg … Om Juna mau liat aku!” Lili malah histeris sendiri. “Jangan berisik, Li, nanti Bapak kamu bangun,” ucap Juna yang membuat Lili langsung membekap mulutnya sendiri. Gadis itu menoleh ke arah pak Dayat yang masih memejamkan kedua matanya. “Aman, Om. Ya udah, antar aku ke kamar mandi sekarang ya.” Lili turun dari ranjang dengan perlahan, gadis itu membawa ponselnya berjalan ke arah kamar mandi. “Om, jangan dimatiin ya,” ucapnya seraya membuka pintu kamar mandi. “Hmmm ….” Juna hanya bergumam. Lili memperhatikan pria itu yang sedang duduk menghadap ke sebuah laptop, sepertinya Juna meletakkan ponselnya di atas meja dan hanya mengarahkan kamera benda canggih tersebut pada wajahnya saja. “Om lagi ngapain sih?” tanya Lili dengan penasaran. “Saya lagi ada kerjaan, k

