Semakin Dekat

1024 Words

"Frass ...." Nama itu keluar dari mulut Inne, suaranya sangat pelan, akan tetapi Dewa yang masih berdiri di sampingnya, bisa mendengar apa yang wanita itu katakan. Dewa menatap ke arah Inne dan pria yang berusia sekitar empat puluh tahun itu secara bergantian. "Kenapa kamu tidak memberitahuku kalau Kriss sedang ada kegiatan dan mewajibkan kedua orang tuanya untuk hadir disini?" tanya pria itu dengan suara penuh penekanan. Sorot matanya tajam, rahangnya mengeras seperti sedang menahan kekesalan. Dari ucapan pria itu barusan, Dewa sudah dapat menebak bahwa pria yang kini sedang berdiri di hadapan mereka adalah ayah kandung Kriss, alias mantan suami Inne. "Terserah aku dong, itu hakku," balas Inne dengan tegas. "Tapi Kriss adalah anakku!" bantah pria itu dengan sorot mata yang sem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD