"Aku lagi buru-buru, istrinya Kakaku masuk rumah sakit dan aku lagi gak ada uang cash," balas Dewa yang berusaha berbicara dengan nada pelan meskipun amarahnya sedang naik. "Kalau gitu, kamu TF aja ke rekening Mama," ucap ibunya Erika lagi dengan enteng. "Dibilangin aku lagi buru-buru, nanti sore aja." Dewa segera keluar dari rumah itu, meninggalkan mertuanya yang sedang ngoceh dan mencaci maki dirinya. Bahkan, sayup-sayup Dewa mendengar kalau wanita paruh baya itu mengatakan dirinya menantu tak berguna. Sayangnya, saat ini Dewa sedang tidak memiliki banyak waktu untuk meladeni mertuanya, ia lebih mementingkan Juna dan Lili. Pria itu segera menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi untuk menuju rumah Juna. Ia akan mengambilkan baju kakaknya terlebih dahulu sebelum berangkat ke

