“Om galau ya?” celetuk Lili. “Nggak, itu kata-kata dari google,” jawab Arjuna yang membuat Lili langsung mencubit pinggang pria itu. “Orang udah nanggepin serius juga.” Lili terdengar kesal. “Ini hujannya makin gede, kamu mau neduh dulu?” tawar Arjuna. Walaupun sebenarnya jarak rumah mereka sudah tidak terlalu jauh. “Nggak lah Om, udah terlanjur basah juga. Aku takut Bapak nungguin di rumah, mana hp aku gak ada lagi. Hp aku kayaknya ketinggalan di lab deh. Kalau ilang gimana ya?” Lili terdengar sendu. “Nanti besok setelah tiba di kampus, kamu langsung cari ya,” tutur Juna. “Iya Om, tapi kalau hp aku ilang, Om beliin lagi ya,” celetuk Lili. “Kenapa saya lagi?” Pria itu geleng-geleng kepala. Lili hanya tertawa pelan, tak lama kemudian, motor yang mereka tumpangi tiba di tempa

