Daddy Muda

1047 Words

"Hah, sayang? Emang boleh selancang itu?" Dewa cukup terkejut atas ucapan Inne yang membolehkan dirinya memanggil sayang. "Ya kalau kamu mau gak papa." Inne tersenyum manis. Dewa hanya terdiam dengan wajah bingung. "Udah, jangan terlalu dipikirin. Mending sekarang kamu duduk dan sarapan dulu. Kriss masih siap-siap sama Sus-nya." Setelah tiba di ruang makan, Inne langsung mempersilahkan Dewa untuk duduk. "Gak papa nih aku makan sekarang?" Dewa menatap ke arah Inne. "Ya gak papa lah, mau aku temani?" Inne menarik kursi dan duduk di hadapan Dewa. "Boleh, sekalian kamu makan juga," balas Dewa. Setelah itu, mereka sarapan bersama. Semakin hari, rasa nyaman itu semakin tumbuh di hati Dewa. Apalagi ketika ia sedang bertengkar dengan Erika ditambah lagi masalah dengan ibu dari wa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD