BAB 76 - Aku Janji-2

642 Words

Dikara menarik napas berat. “Jadi … dia sebenarnya takut padaku.” Billy menatapnya, jujur. “Ya.” “Aku sudah menjelaskan semuanya padanya, Dikara,” lanjut Billy dengan nada datar. “Tentang pernikahan kalian, perceraian, semua kontrak. Tak ada lagi yang kusimpan.” Dikara menatap kosong ke lantai. “Lalu, bagaimana reaksinya?” “Seburuk yang bisa kau bayangkan,” jawab Billy pelan. “Apalagi setelah dia harus dirawat di rumah sakit—karena ulahmu. Baik dia maupun Liam sama-sama yakin tidak ada bukti yang bisa meyakinkan bahwa dirimu bukan pria kejam dan abusif di belakang publik. Dan aku tidak bisa membuktikannya. Tak ada yang bisa, kecuali Juwita sendiri setelah ingatannya kembali.” “Aku bisa—” “Tidak.” Billy memotong tegas. “Kau tidak bisa. Dia tidak akan pernah mempercayaimu. Dan sejujurn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD