BAB 81 - Perang Dingin-2

698 Words

“Ya, benar,” jawab Juwita, sama singkatnya. “Namun sebelumnya, kami ingin tahu bagaimana Tuan Dikara menemukan sekolah tempat anak-anak klien saya. Mari mulai dari situ dulu,” ujar Liam, menegaskan agenda pertemuan tersebut. “Tuan Dikara, kami yakin Anda telah melanggar perjanjian untuk menjauh dari klien saya—perjanjian yang Anda tanda tangani sebelumnya. Di mata hukum, itu adalah pelanggaran, apalagi mengingat Anda diduga menyerangnya dua kali sebelumnya.” Dikara menanggapi dengan tenang, sudah di briefing sebelumnya oleh Billy untuk hal-hal seperti ini. “Pada dasarnya, saya tidak mendekati Juwita atau anak-anak secara langsung. Saya belum pernah pergi ke Tasikmalaya. Saya datang sekarang pun karena undangan klien Anda,” ucapnya. Billy sudah mengingatkan soal kemungkinan itu, jadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD