BAB 109 - Klarifikasi-1

701 Words

Selama empat hari Dikara menyendiri. Ia memang menghabiskan waktu bersama keluarga di resort tersebut. Alih-alih liburan, sang ibu justru mendapati putranya hanya duduk di balkon sambil sibuk bermain ponsel. Kala itu, Dikara memang tengah mengirim pesan pada si kembar. Tapi, sang ibu mengira dirinya maniak kerja. “Tidak, Nak. Bukan waktunya untuk kerja. Kita ini sedang liburan. Tidak ada ponsel ketika kita sedang berlibur. Itu adalah aturanmu, bukan?” “Aku tidak bekerja, Bu,” ucapnya. Dan kenyataannya memang bukan. Kemudian sang ibu melihatnya dan mengulurkan tangan. Wanita paruh baya itu menjentikkan tangan seolah meminta. “Kalau begitu, tunjukkan pada Ibu kalau itu bukan soal pekerjaan,” ucap wanita itu, jelas tidak percaya dengan putranya. “…” “Setiap malam kau selalu di balkon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD