Air kolam terasa begitu dingin hingga membuatnya terkejut. Dikara hampir tak percaya bahwa wanita itu baru saja mendorongnya dengan kekuatan sebesar itu. Bukan hanya genggamannya yang terlepas dari tubuh wanita tersebut, tapi tubuhnya pun ikut terhuyung ke belakang tanpa sempat menjaga keseimbangannya. Saat telapak kakinya tak lagi menyentuh permukaan, ia sudah bisa menduga bahwa dirinya akan jatuh ke dalam kolam. Dan benar saja. Ia pun terjatuh tanpa aba-aba. Bukan di bagian kolam yang dangkal, tempat ia masih bisa berpijak, melainkan tepat di area yang dalam. Tubuhnya tenggelam sepenuhnya, hingga ia terpaksa berenang menuju tangga di sisi seberang agar bisa bisa keluar. Jika ini bukan musim hujan, mungkin dia tidak akan terlalu mempermasalahkannya. Tapi sekarang musim yang tidak bisa di

