BAB 127 - Dekorasi Natal-2

890 Words

“Baiklah,” jawabnya seraya mengangguk. Sementara dirinya sendiri belum makan. Ia berharap bisa sarapan bersama mereka, tetapi ia paham bahwa dirinya tidak selalu mendapatkan apa yang diinginkan. “Apa kalian lihat ibu bawa dekorasi Natal ke sini?” “Dekorasi?” Salah satu dari mereka mengulang pertanyaannya. “Hmmmm, iya. Ayah tidak tahu kalian akan datang kesini, jadi tidak ada dekorasi untuk Natalan disini.” “Aku rasa tidak ada,” jawab mereka. “Kami akan bertanya ke ibu kalau begitu.” Dan belum sempat Dikara menambahkan kalimatnya, si kembar sudah berlari menyusuri lorong. Dikara mengikuti mereka dengan langkah lebih santai, sambil bertanya-tanya apakah mereka selalu berlari ke mana pun. Tadi malam pun mereka berlarian di dalam rumah saat ia membawa mereka ke ruang teater. Dikara m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD