BAB 138 - Satu Ciuman-1

702 Words

Juwita tiba di apartemen Ana dan Billy untuk acara pesta tahun baru. Ia membawa gaun yang sudah disiapkan untuk berganti langsung di tempat pasangan suami istri itu. Ia sengaja tidak ingin Dikara melihat perubahannya penampilannya. Entah sejak kapan Dikara merasa nyaman di apartemennya sendiri. Seolah Juwita adalah penghuni tetap tempat itu. Padahal, sebenarnya ia tidak perlu berdandan hanya untuk makan malam sederhana. Toh, yang hadir hanya mereka bertiga sebelum pesta dimulai. Ana membukakan pintu dan langsung tersenyum lebar saat melihat Juwita disana. “Hai, apa kabar?” tanya Ana hangat. “Kadang-kadang masih sakit kepala,” jawab Juwita sambil menggelengkan kepalanya. Ia melangkah memasuki apartemen tersebut lalu menyapa Billy yang sudah siap di dalam. Apartemen itu sudah di dekorasi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD