BAB 56 - Jadi Bagian Dari Hidupnya Lagi-2

597 Words

“Juwita?” tanya Liam, nada suaranya penuh kekhawatiran. “Aku baik-baik saja,” Juwita mencoba menenangkan. “Pusingnya muncul kalau berpindah dari gelap ke terang. Rasanya seperti vertigo. Aku hanya perlu diam sebentar, menunggu sampai mataku menyesuaikan cahaya. Lalu akan reda dengan sendirinya.” Liam menunggu dengan sabar di sisinya. Begitu Juwita mulai bergerak lagi, ia menuntun pelan, meletakkan tangan di punggungnya untuk memberi bantuan. Mereka berjalan ke meja tempat Billy sudah menunggu. Tatapan Billy langsung tertuju pada wanita itu. Keningnya sedikit mengkerut, jelas memperhatikan kejadian tadi. “Efek samping dari jatuh di tangga,” Liam menjelaskan cepat, seolah tidak ingin ada kesalahpahaman. “Dia masih tidak boleh mengemudi. Ada banyak pantangan, semua karena ulah klienmu.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD