Nayla refleks menunduk lebih dulu. Di sisi lain, Irana yang berdiri tidak jauh dari Zayn jelas menangkap momen itu. Wajahnya yang semula tenang langsung berubah sedikit tegang. Tatapan Zayn pada Naylanitu terlalu lama. Dan itu membuatnya tidak suka. Tanpa menunggu lebih lama, Irana segera melangkah cepat menghampiri Zayn. “Zayn,” panggilnya lembut sambil tersenyum. Ia dengan sengaja berdiri sangat dekat, seolah ingin menarik seluruh perhatian pria itu. Namun ketika hendak melewati Nayla, Irana melirik sekilas ke arah wanita itu. Kilatan licik muncul di matanya. Langkahnya sedikit berubah. Ujung sepatunya dengan sengaja menyentuh kaki Nayla. “Akh!” Tubuh Irana mendadak oleng dan jatuh terduduk di lantai. Semua orang terkejut. “Irana!” seru Grace panik sambil segera menghampiri.

